Pendidikan Biologi UMRAH Jadikan Penanaman Mangrove sebagai Laboratorium Alam dan Penguatan Konservasi Pesisir
TANJUNGPINANG – Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) semakin memperkuat komitmennya dalam pendidikan lingkungan dan pesisir melalui kegiatan penanaman 1.200 bibit mangrove. Kegiatan kolaboratif yang didukung oleh Banyan Tree Bintan ini menjadi ajang pembelajaran langsung bagi mahasiswa dan masyarakat dalam upaya konservasi ekosistem pesisir.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi (Himbio) UMRAH ini melibatkan 115 peserta. Peserta terdiri dari masyarakat umum, perwakilan siswa SMA/SMK se-Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, serta mahasiswa dari UMRAH dan Sekolah Tinggi Agama Islam Sultan Abdurrahman (STAIN SAR) Kepulauan Riau (Kepri). Penanaman dilakukan di Tanjung Sebauk, Kelurahan Senggarang, Kecamatan Tanjungpinang Timur pada Ahad (12/11).
Assistant Environment Naturalist Banyan Tree Bintan, Renald Yude, mengapresiasi kolaborasi yang berkelanjutan dengan Himbio UMRAH. Ia menekankan bahwa kegiatan ini selaras dengan target global dalam perlindungan lingkungan dan pengendalian pemanasan global yang tertuang dalam 17 butir Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) UNDP.
“Banyan Tree Bintan melalui program CSR kami terus mengampanyekan penyelamatan lingkungan, salah satunya dengan program greening community seperti kegiatan penanaman mangrove ini. Kami juga memiliki program cleaning community yang mengampanyekan kesadaran terhadap sampah,” ujar Renald, Senin (13/11). Ia menambahkan bahwa hingga tahun 2023, pihaknya telah menanam hampir 75.000 pohon di Pulau Bintan, termasuk mangrove dan pohon keras.
Renald Yude secara khusus menyampaikan harapannya agar mangrove yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan “bisa menjadi laboratorium alam bagi rekan-rekan mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi nantinya.” Ia juga menekankan pentingnya monitoring secara berkala dengan pencatatan data untuk keberlanjutan program. Pernyataan ini sangat relevan dengan visi Program Studi Pendidikan Biologi yang menekankan pembelajaran berbasis riset dan data.
Ketua Himbio UMRAH, Manja Nurani, menjelaskan bahwa kegiatan ini mengusung tema “Guardians of the Green Protect Our Mangrove: Peran Generasi Muda dalam Menjaga Kelestarian Mangrove.” Manja menambahkan, tujuan utama penanaman mangrove adalah untuk mencegah abrasi pantai dan menjaga keberlangsungan hidup biota akuatik di area pesisir.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud nyata kepedulian lingkungan, tetapi juga sarana edukasi yang efektif bagi Program Studi Pendidikan Biologi UMRAH dalam membekali mahasiswanya dengan pemahaman mendalam tentang ekologi pesisir, konservasi, dan manajemen lingkungan berbasis data. Kolaborasi semacam ini diharapkan terus berlanjut untuk menciptakan generasi muda yang sadar dan mampu berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan maritim dan pesisir Indonesia.
Sumber: ulasan
